Disclaimer

Isi dan artikel dari Blog ini tidak selalu karya asli dari pemilik atau kontributor pada blog ini.

Jumat, 16 Februari 2024

Perkembangan dan Dampak Sistem Ekonomi Liberal: Sebuah Tinjauan Mendalam" oleh kelompok 8

 Perkembangan dan Dampak Sistem Ekonomi Liberal: Sebuah Tinjauan Mendalam"


Sistem ekonomi liberal memberikan kebebasan kepada individu dan dunia usaha untuk melakukan aktivitas ekonomi tanpa campur tangan pemerintah yang berlebihan.
 Contohnya adalah kebijakan seperti penghapusan subsidi negara, liberalisasi sektor keuangan, liberalisasi perdagangan, dan privatisasi BUMN.
 Manfaatnya antara lain munculnya kebebasan individu, produksi barang berdasarkan kebutuhan pasar, tersedianya produk berkualitas, dan peningkatan produktivitas.
 Namun, sistem ini juga memiliki kelemahan, termasuk potensi eksploitasi dan kurangnya perlindungan bagi masyarakat rentan.
 Sistem ekonomi liberal umumnya dianggap meningkatkan produktivitas dan inovasi, namun juga menyebabkan kesenjangan dan kurangnya perlindungan sosial.
  Sistem ekonomi liberal memberikan kebebasan kepada individu dan dunia usaha untuk melakukan kegiatan ekonomi tanpa campur tangan pemerintah yang berlebihan.
 Contohnya adalah kebijakan seperti penghapusan subsidi negara, liberalisasi sektor keuangan, liberalisasi perdagangan, dan privatisasi BUMN.
 Manfaatnya antara lain munculnya kebebasan individu, produksi barang berdasarkan kebutuhan pasar, tersedianya produk berkualitas, dan peningkatan produktivitas.
 Namun, sistem ini juga memiliki kelemahan, termasuk potensi eksploitasi dan kurangnya perlindungan bagi masyarakat rentan.
 Sistem ekonomi liberal umumnya dianggap  meningkatkan produktivitas dan inovasi, namun juga menyebabkan kesenjangan dan kurangnya perlindungan sosial. Sistem ekonomi liberal memberikan kebebasan kepada individu dan dunia usaha untuk melakukan aktivitas ekonomi tanpa campur tangan pemerintah yang berlebihan.
 Contohnya adalah kebijakan seperti penghapusan subsidi negara, liberalisasi sektor keuangan, liberalisasi perdagangan, dan privatisasi BUMN.
 Manfaatnya antara lain munculnya kebebasan individu, produksi barang berdasarkan kebutuhan pasar, tersedianya produk berkualitas, dan peningkatan produktivitas.
 Namun, sistem ini juga memiliki kelemahan, termasuk potensi eksploitasi dan kurangnya perlindungan bagi masyarakat rentan.
 Sistem ekonomi liberal umumnya dianggap meningkatkan produktivitas dan inovasi, namun juga menyebabkan kesenjangan dan kurangnya perlindungan sosial.
  Sistem ekonomi liberal memberikan kebebasan kepada individu dan dunia usaha untuk melakukan kegiatan ekonomi tanpa campur tangan pemerintah yang berlebihan.
 Contohnya adalah kebijakan seperti penghapusan subsidi negara, liberalisasi sektor keuangan, liberalisasi perdagangan, dan privatisasi BUMN.
 Manfaatnya antara lain munculnya kebebasan individu, produksi barang berdasarkan kebutuhan pasar, tersedianya produk berkualitas, dan peningkatan produktivitas.
 Namun, sistem ini juga memiliki kelemahan, termasuk potensi eksploitasi dan kurangnya perlindungan bagi masyarakat rentan.
 Sistem ekonomi liberal umumnya dianggap  meningkatkan produktivitas dan inovasi, namun juga menyebabkan kesenjangan dan kurangnya perlindungan sosial.

Jumat, 20 Maret 2015

MODEL PREDIKSI AWAL MUSIM HUJAN DI SENTRA PADI PANTURA JABAR

MODEL PREDIKSI AWAL MUSIM HUJAN DI SENTRA PADI PANTURA
JABAR DENGAN PREDIKTOR REGIONAL DAN GLOBAL
WET SEASON ONSET PREDICTION MODEL UPON RICE FIELDS IN NORTHERN
WEST JAVA USING REGIONAL AND GLOBAL PREDICTOR
Erwin Makmur1, Yonny Koesmaryono2, Edvin Aldrian3, Aji Hamim Wigena2
1Pusat Iklim Agroklimat dan Iklim Maritim, BMKG, Jl. Angkasa I/ 2, Jakarta, 10720
2FMIPA-IPB, Kampus IPB Darmaga, Bogor, 16680
3Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara, BMKG, Jl. Angkasa I/ 2, Jakarta, 10720
1e-mail: erwin_makmur@yahoo.com
Naskah masuk: 16 Mei 2013; Naskah diperbaiki: 4 Desember 2013; Naskah diterima: 24 Desember 2013
ABSTRAK
Prediksi awal musim hujan merupakan suatu hal penting yang menunjang beberapa sektor di antaranya di sektor
pertanian. Prediksi awal musim dipergunakan sebagai pertimbangan untuk menentukan kegiatan penanam padi
khususnya penentuan awal musim tanam. Untuk menentukan awal musim hujan biasanya ditandai dengan perubahan
sirkulasi atmosfer yang cukup signifikan misalnya perubahan arah angin, tekanan udara permukaan dan daerah liputan
awan. Untuk penelitian ini dipergunakan 17 prediktor yang telah dipilih berdasarkan tes korelasi spasial antara prediktor
dan awal musim. Penelitian ini difokuskan di daerah Pantura Jawa Barat yang terdiri dari Karawang, Subang, Indramayu
dan Cirebon yang merupakan daerah sentra pangan khususnya beras. Wilayah Pantura memasok sekitar 30% kebutuhan
beras untuk Jawa Barat. Dari 17 prediktor yang terpilih kemudian dimasukkan ke dalam model regresi dengan
melakukan semua kemungkinan kombinasi sehingga didapatkan model yang terbaik dengan menggunakan indikator
mean square error terkecil. Untuk semua model yang disimulasikan diperlihatkan bahwa hampir semua model
menghasilkan hasil yang baik baik baik pada kondis tahun normal maupun pada saat terjdinya El Nino dan La Nina.
Kata kunci: Prediksi awal musim hujan, prediktor model, model regresi multipel

Selasa, 11 September 2012

Istilah-istilah

Source : Kewirausahaan
Pada kesempatan ini penulis ingin berbagi tentang pengertian istilah-istilah meteorologi dan iklim yang sering muncul pada setiap pemberitaan dan publikasi baik dimedia cetak, elektronik maupun internet, dengan maksud agar kita lebih memahami dan bisa menyikapinya secara bijak.

Beberapa istilah belakangan ini sering muncul diantaranya yaitu :

1. Badai Tropis (Tropical Cyclone)

Pengertian :
Pusaran angin pada sistem tekanan rendah yang mempunyai kecepatan angin lebih dari 34 knots di lautan luas, secara sederhana dapat diartikan sebagai Badai atau pusaran angin yang selalu terjadi di lautan luas.

Selasa, 04 September 2012

Faktor Pengendali Cuaca

source : vector-finder.com

Parameter Cuaca

Cuaca didefinisikan sebagai keadaan sesaat atmosfer yang tidak mengenal batas wilayah administrasi pemerintahan dan negara, dengan demikian itu informasi cuaca dituntut untuk bersifat umum dan menyeluruh bebas dari rahasia. Para ahli cuaca sudah meyakini bahwa, cuaca setiap saat berbeda, oleh karena itu perlu dilakukan pengamatan unsur-unsur cuaca, yang selanjutnya digunakan sebagai bahan untuk mempertimbangkan keadaan cuaca yang akan terjadi. Tujuan dilakukannya pengamatan tersebut adalah untuk mengetahui keadaan atmosfer setiap saat dan mengingat atmosfer demikian luas, maka tidak dimungkinkan setiap orang melakukan pengamatan dan mengukur setiap unsur disetiap titik secara keseluruhan, tanpa menggunakan peralatan bertekhnologi tinggi.

Rabu, 04 April 2012

Mendeteksi Cold Surge

1. Pengertian umum

Cold Surge ( Seruakan Dingin ) adalah aliran udara dingin dari daratan Asia yang menjalar memasuki wilayah Indonesia bagian barat, cold surge biasa terjadi pada saat di Asia memasuki musim dingin. Cold Surge di definisikan juga sebagai gelombang dingin Asia ( Winter Monsoon Experiment 1978/1979 ) yang menjalar sampai ke laut Cina Selatan, lamanya penjalaran sampai ke laut tersebut sekitar 27 jam.

Senin, 11 Juli 2011

Aspek-aspek Analisis Cuaca

Falling Star

Untuk melakukan prakiraan cuaca dapat ditinjau dari 3 (tiga) aspek yaitu :
  1. Proses fisika
  2. Luasan Obyek analisis
  3. Periode waktu
I. Proses Fisika


Dari proses fisikanya Sendiri dapat ditinjau dari dua aspek yaitu "Fisis" dan "Dinamis" 
  • Analisis suatu fisis dilakukan untuk memprakirakan daerah yang sempit dengan menggunakan hukum Thermodinamika, misalnya analisis sounding.
  • Analisis dinamis dimaksudkan untuk memberikan perkembangan-perkembangan perubahan cuaca pada skala luas (Mikro) dan pada umumnya lebih menggunakan Hukum persamaan gerak.


Dasar-dasar Analisa Cuaca

Acurite Indoor Humidiy Monitor Filosofi
Analisa yang dibahas dalam hal ini adalah kegiatan menganalisis fenomena cuaca yang ada di atmosfir, didasarkan pada hukum-hukum fisika sehingga dapat menemukan dan mengenali perubahan cuaca.

Dengan mengenali tanda-tanda atau sinyal-sinyal alam atau yang ditunjukan oleh parameter cuaca, kita akan dapat memprediksi kondisi cuaca yang akan datang.

Hal perlu diingat dalam menganalisa cuaca adalah bahwa obyek yang dianalisa dapat berubah fase dari gas menjadi cair/padat atau sebaliknya.
Oleh karena itu selain menggunakan hukum yang menyangkut gerak atau transfer energi juga menggunakan hukum thermodinamika.

Selasa, 07 Juni 2011

ALAT MONITORING KUALITAS UDARA


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melakukan pengamatan kualitas udara di Indonesia sejak tahun 1976. Dimulai dengan pengamatan SPM (Suspended Particle Matter) di kantor pusat BMG di Jakarta. Latar belakang pemantauan kualitas udara di BMKG adalah adanya program WMO (World Meteorogical Organization) yang terdiri dari :
  1. Global Ozone Observaring System (GO3OS) pada tahun 1950
  1. Background Air Pollution Monitoring Network (BAPMoN) tahun 1960Global Atmosphere Watch (GAW) dan GAW Urban Research Meteorology and Environment (GURME) tahun 1989.


Pengamatan kualitas udara dilakukan di stasiun-stasiun pemantau BMKG meliputi pengukuran konsentrasi debu (SPM), Ozon permukaan dan pengamatan Aerosol dilakukan di dua stasiun BMKG pusat dan GAW Kototabang. Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang (Global Atmosphere Watch) terletak di pulau Sumatera, berjarak 17 km arah Utara kota Bukittinggi. GAW Kototabang adalah salah satu stasiun GAW yang berada di dunia.



Gambar 1. Stasiun global yang ada di dunia.

Sabtu, 12 Februari 2011

[Alumni-AMG] buku bagus

  1. Ebook Satellite Meteorology by R. R. Kelkar (16,68 Mb) http://ifile.it/lhar17m/_LBQkcNYtA.7z

  2. Satellites, Oceanography and Society (Eslevier Ocenography Series) by : David Halper http://ifile.it/s8axi0l/_AfaDp8Zwhixm.7z

  3. Dynamics of the Atmosphere: A Course in Theoretical Meteorology by:  Wilford Zdunkowski Andreas Bott http://megaupload.com/?d=36919NGK dan http://ifile.it/1za36u4/BmYdgyAtKeV.7z

  4. An Introduction to Dynamic Meteorology, Volume 88, Fourth Edition (International Geophysics) by: James R. Holton http://megaupload.com/?d=84A02XSK

  5. Principles of Ocean Physics (International Geophysics, Volume 38) by: John R. Apel http://megaupload.com/?d=41THK6NY


semuanya pake pass
: ebooksclub.org

Selasa, 16 November 2010

Dampak Global Warming

Ibarat tubuh manusia, Cuaca – Iklim juga terdiri dari organ-organ tubuh yaitu udara bumi dan Cahaya matahari. Kalau salah satu organ tubuh tersebut sakit maka dapat dipastikan seluruh tubuh akan merasakan sakit. Begitupun Kalau salah satu faktor aik udara, bumi atau cahaya matahari terganggu maka cuaca yang terbentuk akan menjadi ekstrim dan gejala perubahan cuaca dalam jangka panjang yang biasa disebut sebagai perubahan Iklim (Climate Change). Cahaya matahari sebagai faktor alam yang penting, sesungguhnya relatif konstan kegiatannya sejak tahun 1860 terutama dari pengamatan jumlah bintik-bintik mataharinya (Sun Spots Numbers). Lain halnya dengan faktor udara dan bumi, keduanya mengalami perubahan yang drastis pada dua-tiga dasawarsa terakhir ini. Itulah yang sekarang menjadi isu dunia dengan istilah Global Warming (Pemanasan Global). Dalam laporannya, IPCC ( Intergovernmental Panel on Climate Change ) yang pada akhir tahun 2007 bersidang di Nusa Dua Bali, memprediksi kenaikan Suhu udara rata-rata dunia sebesar 1.4 – 5.8

View the Original article

Sejarah Perkembangan Telekomunikasi

Manusia sebagai makhluk sosial dan hidup bermasyarakat memrlukan komunikasi atau pertukaran informasi satu dengan yang lainnya. Disamping itu manusia juga perlu mencari informasi dari keadaan sekitarnya.

Untuk Hal diatas, Tuhan telah menganugerahkan panca indera yang merupakan alat utama dalam mengadakan komunikasi tersebut. Sebagaimana kita ketahui, cara perhubungan yang azasi adalah melalui pendengaran dengan telinga dan penglihatan dengan mata.

Akan tetapi jika hanya dengan mata dan telinga saja, komunikasi yang dilakukan oleh manusia hanyalah dalam jarak yang terbatas sekali.
Oleh sebab itu, sejak dari masa yang lampau dan sesuai dengan tingkat perkembangan cara berpikir, manusia telah senantiasa berusaha untuk dapat berkomunikasi dengan jarak  jangkau yang sejauh mungkin dengan menggunakan alat bantu tambahan.

Sebagai contoh, cara pemberitaan dengan genderang di Afrika, dengan asap oleh suku Indian di Amerika, ataupun bahasa bendera yang masih dipakai sampai sekarang. Semua itu merupakan salah satu tingkatan dalam perkembangan cara-cara dalam berkomunikasi atau berhubungan untuk saling bertukar informasi.

Tujuan dari teknik Telekomunikasi adalah untuk melaksanakan pengiriman dan penerimaan informasi yang menggunakan rantai ( gelombang ) elektromagnetik sebagai alat pembawa (Carrier). dalam hal ini Informasi dapat berupa Suara (bunyi) yaitu informasi untuk telinga, maupun gambar yang merupakan informasi untuk mata.

Pada tahun 1835 oleh Samuel F.B. Morse dan Alfred Vail diperkenalkan telegrafi Elektromagnet (Morse). Komunikasi cara ini bahkan dapat dilakukan antara dua tempat yang dipisahkan oleh lautan. Kode Morse ini sampai sekarang masih tetap dipakai, dengan pertimbangan faktor kesederhanaan dan kehandalannya.

Pada tahun 1876, Alexander Graham Bell memperkenalkan komunikasi Telephony, bahkan sampai saat ini komukasi telephony mengalami kemajuan yang begitu pesat seiring dengan perkembangan tekhnologi.

Pada tahun 1897 diperkenalkan hubungan radio telekomunikasi tanpa kabel pertama oleh Guglielmo Marconi. Dengan ditemukannya cara ini, memungkinkan bagi manusia untuk berkomunikasi jarak jauh, atau antara dua tempat yang sukar ditempuh, menjadi lebih terbuka.

Pada Tahun 1937, negara Inggris melakukan pengiriman gambar yang pertama. Ini merupakan awal dari sistem pertelevisian.
Untuk sementara, pada Perang Dunia II perkembangan dari sistem komunikasi Video (gambar bergerak) ini terhambat, kemudian berkembang dengan pesat Setelah PD II.

Sesuai dengan situasi pada saat tersebut (PD II) untuk kepentingan Militer, maka Sistem radar yang dikembangkan sebaik mungkin.
Pada prinsipnya Sistem Radar

View the Original article

Senin, 15 November 2010

Hujan Buatan

SEKILAS TENTANG TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA (TMC)Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau dalam istilah awamnya menurut terminologi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) adalah upaya manusia dalam mengantisipasi atau mengatasi bencana alam yang diakibatkan oleh iklim dan cuaca pada lokasi tertentu dan penerapannya berdasarkan kaidah ilmu fisika terapan.

Jadi jelas bahwa TMC tidak membuat atau menciptakan hujan melainkan membantu pertumbuhan awan dan mempercepat turun hujan (catatan: pencipta hujan adalah Allah SWT dan dikirimkan oleh malaikat Mikail) . Caranya dengan menggunakan pesawat terbang (biasanya jenis CASSA) yang didisain khusus untuk menaburkan zat hygroskopis (zat yang mudah menyerap air) misalnya serbuk garam dapur NaCl di atas awan-awan Cumulus yang sedang tumbuh. Tujuannya supaya serbuk Na Cl tersebut mengikat butir-butir air dalam awan menjadi bintik-bintik air yang lebih besar ukurannya sehingga awan segera menjadi padat dan turun sebagai hujan yang jatuh pada target tertentu di permukaan misalnya untuk mengisi kekosongan waduk dan bendungan serta memadamkan kebakaran hutan..



View the Original article

Iklim Equatorial

filed in Paper on Okt.16, 2010

Bab I Pendahuluan1. Definisi

Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang keadaan atmosfer (cuaca) gejala fisis dan dinamisnya serta fenomena-fenomena yang berkaitan dengan cuaca. Ilmu ini merupakan salah satu cabang ilmu dari Geofisika yang mempelajari tentang bumi secara keseluruhan. Meteorologi mempelajari atmosfer dari permukaan sampai dengan ketinggian tropopause, karena pada level ini merupakan batas dari gejala/fenomena cuaca. Terkait dengan pembelajaran atmosfer secara vertical, untuk mempelajari meteorologi maka diperlukan observasi cuaca secara global, ini terkait dengan sifat atmosfer yang sifatnya fluida sehingga mempengaruhi dengan sekitarnya. Namun dalam prakteknya tentu sifat atmosfer ditiap tempat memiliki keunikan yang berbeda-beda, sehingga diperlukan klasifikasi untuk mempermudah dalam mempelajarinya. Salah satu bahasan yang dipelajari dalam meteorologi adalah fenomena disekitar lintang ekuator, yaitu di daerah tropis. Meteorologi Tropis adalah ilmu yang mempelajari keadaan cuaca dan fenomenanya dari sifat fisis dan dinamis di daerah tropis.


2. Batasan Wilayah

Seperti dijelaskan diatas meteorologi tropis hanyalah mempelajari keadaan atmosfer didaerah tropis, namun harus dipahami terlebih dahulu apa yang disebut dengan daerah tropis. Daerah tropis secara umum dapat disimpulkan memiliki keunikan sebagai berikut :

2.1. Berada di daerah lintang 23,5

View the Original article

Iklim Equatorial Bab II

filed in Paper on Okt.16, 2010

Unsur dan Fenomena Cuaca1. Unsur Cuaca

Berikut merupakan keunikan dari unsur cuaca yang terjadi di daerah tropis dibandingkan dengan daerah lintang tinggi :

Temperatur udara yang lebih tinggi Tekanan Udara yang lebih rendah Radiasi matahari dan intensitas yang diterima lebih besar Pola angin yang monsunal diakibatkan oleh pembentukan tekanan rendah pada saat matahari mencapai daerah 23,5

View the Original article

Minggu, 14 November 2010

Bab III Iklim Wilayah Indonesia

filed in Paper on Okt.16, 2010

1. Pengaruh Lokal Terhadap Iklim di Indonesia

Iklim wilayah Indonesia yang secara gegografis terletak di wilayah equator, secara garis besar dipengaruhi oleh unsur-unsur fenomena lokal seperti :

1.1. Kondisi Suhu Muka Laut Perairan Sekitar Indonesia.

1.2. Sirkulasi Monsun Asia

View the Original article

Minggu, 31 Oktober 2010

PUTING BELIUNG

Angin puting beliung adalah angin kencang, tetapi tidak semua angin kencang itu puting beliung. Tergantung kecepatan angin yang menyertainya. Kejadiannya tergolong singkat antara 3-5 menit namun jarang hingga 10 menit. Setelah itu diikuti angin kencang yang berangsur-angsur melemah kecepatannya. Angin kencang ini bisa berlangsung lebih dari 30 menit bahkan bisa lebih dari satu hari. Kecepatannya berkisar antara 20-30 knot. Kecepatan angin puting beliung sendiri dapat mencapai 40-50 km/jam.Puting beliung biasanya terjadi pada:
 

Jumat, 22 Oktober 2010

Pengantar Penginderaan Jauh

Penginderaan Jauh (Remote Sensing) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan atau mempelajari sesuatu tanpa melakukan kontak aktual dengan objek yang diteliti. Ini meliputi membuat pengukuran sifat fisik suatu obyek dari jarak jauh. teknologi satelit adalah contoh penginderaan jauh, karena sensor satelit dirancang untuk mempelajari pantulan energi dan energi yang dipancarkan dari Bumi. Menggunakan data yang ditransmisikan dari satelit di orbit mengelilingi bumi, seseorang yang berada di stasiun penerima di permukaan bumi dapat mengukur sifat bumi tanpa harus benar-benar pergi ke daerah yang akan diamati dan membuat pengukuran.

Radiasi Elektromagnetik

Radiasi elektromagnetik adalah dasar untuk semua penginderaan jauh dari Bumi. Radiasi adalah energi yang dipancarkan dalam gelombang dari oleh semua zat-zat yang tidak di nol mutlak (-273 derajat celcius atau -459 derajat Fahrenheit). Gelombang energi radiasi bukan objek material. Meskipun tidak memiliki massa, gelombang mampu mengirimkan energi dari satu tempat ke tempat lain. Gelombang radiasi elektromagnetik dapat dianggap sebagai pola gangguan medan elektromagnetik. Sebagai gelombang radiasi melewati bidang ini energi berfluktuasi naik dan turun dalam pola teratur. Pola pengulangan gelombang dan istilah yang menggambarkannya diilustrasikan dalam gambar di bawah ini.
Low Frekuensi
High Frequensi

Minggu, 17 Oktober 2010

Pengumuman

Alhamdulillah..., pada hari Minggu tanggal 17 Oktober 2010 jam 23:30 WIB secara resmi telah diterbitkan sebuah blog bagi taruna Pegawai Tugas Belajar khususnya bagi Kelas Meteorologi tingkat 3. Blog ini sebagai sarana untuk memberikan informasi umum, mata kuliah, dan hal-hal yang berkaitan dengan perkuliahan di Akademi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Mudah-mudahan dengan adanya blog ini bisa memberikan sedikit manfaat dan motivasi bagi rekan-rekan semua.
Untuk diketahui, pemrakarsa dibuatnya blog ini adalah Taruna Kamari. Dianjurkan untuk semua rekan-rekan agar selalu berkunjung di blog ini, terutama bagi rekan-rekan yang berhalangan hadir pada perkuliahan.

Untuk sementara pengurus blog ini belum ditentukan, mungkin nanti.

Terima Kasih, dan tetap semangat.

English Version
Alhamdulillah ..., on Sunday October 17, 2010 at 23:30 am officially been issued a Duty Officer cadets blog for Learning, especially for Class Meteorological level 3. This blog as a means to provide general information, subjects, and matters relating to the lectures at the Academy of Meteorology, Climatology and Geophysics. Hopefully with the existence of this blog may provide little benefit and motivation for all colleagues.
For information, the initiator of this blog is made Midshipman Kamari. It is recommended to all colleagues for always visiting this blog, especially for colleagues who was unable to be present at the lecture.
For the temporary administrators of this blog has not been determined, maybe later.
Thanks, and keep the spirit.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Headlines