Disclaimer

Isi dan artikel dari Blog ini tidak selalu karya asli dari pemilik atau kontributor pada blog ini.

Selasa, 07 Juni 2011

ALAT MONITORING KUALITAS UDARA


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah melakukan pengamatan kualitas udara di Indonesia sejak tahun 1976. Dimulai dengan pengamatan SPM (Suspended Particle Matter) di kantor pusat BMG di Jakarta. Latar belakang pemantauan kualitas udara di BMKG adalah adanya program WMO (World Meteorogical Organization) yang terdiri dari :
  1. Global Ozone Observaring System (GO3OS) pada tahun 1950
  1. Background Air Pollution Monitoring Network (BAPMoN) tahun 1960Global Atmosphere Watch (GAW) dan GAW Urban Research Meteorology and Environment (GURME) tahun 1989.


Pengamatan kualitas udara dilakukan di stasiun-stasiun pemantau BMKG meliputi pengukuran konsentrasi debu (SPM), Ozon permukaan dan pengamatan Aerosol dilakukan di dua stasiun BMKG pusat dan GAW Kototabang. Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang (Global Atmosphere Watch) terletak di pulau Sumatera, berjarak 17 km arah Utara kota Bukittinggi. GAW Kototabang adalah salah satu stasiun GAW yang berada di dunia.



Gambar 1. Stasiun global yang ada di dunia.

Sabtu, 12 Februari 2011

[Alumni-AMG] buku bagus

  1. Ebook Satellite Meteorology by R. R. Kelkar (16,68 Mb) http://ifile.it/lhar17m/_LBQkcNYtA.7z

  2. Satellites, Oceanography and Society (Eslevier Ocenography Series) by : David Halper http://ifile.it/s8axi0l/_AfaDp8Zwhixm.7z

  3. Dynamics of the Atmosphere: A Course in Theoretical Meteorology by:  Wilford Zdunkowski Andreas Bott http://megaupload.com/?d=36919NGK dan http://ifile.it/1za36u4/BmYdgyAtKeV.7z

  4. An Introduction to Dynamic Meteorology, Volume 88, Fourth Edition (International Geophysics) by: James R. Holton http://megaupload.com/?d=84A02XSK

  5. Principles of Ocean Physics (International Geophysics, Volume 38) by: John R. Apel http://megaupload.com/?d=41THK6NY


semuanya pake pass
: ebooksclub.org

Selasa, 16 November 2010

Dampak Global Warming

Ibarat tubuh manusia, Cuaca – Iklim juga terdiri dari organ-organ tubuh yaitu udara bumi dan Cahaya matahari. Kalau salah satu organ tubuh tersebut sakit maka dapat dipastikan seluruh tubuh akan merasakan sakit. Begitupun Kalau salah satu faktor aik udara, bumi atau cahaya matahari terganggu maka cuaca yang terbentuk akan menjadi ekstrim dan gejala perubahan cuaca dalam jangka panjang yang biasa disebut sebagai perubahan Iklim (Climate Change). Cahaya matahari sebagai faktor alam yang penting, sesungguhnya relatif konstan kegiatannya sejak tahun 1860 terutama dari pengamatan jumlah bintik-bintik mataharinya (Sun Spots Numbers). Lain halnya dengan faktor udara dan bumi, keduanya mengalami perubahan yang drastis pada dua-tiga dasawarsa terakhir ini. Itulah yang sekarang menjadi isu dunia dengan istilah Global Warming (Pemanasan Global). Dalam laporannya, IPCC ( Intergovernmental Panel on Climate Change ) yang pada akhir tahun 2007 bersidang di Nusa Dua Bali, memprediksi kenaikan Suhu udara rata-rata dunia sebesar 1.4 – 5.8

View the Original article
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

My Headlines